Kepemimpinan Transformasional

Kepemimpinan Transformasional

Kepemimpinan transformasional (transformational leadership) merupakan suatu pendekatan yang baru dalam manajemen khususnya manajemen kualitas. Pemimpin transformasional (transformational leaders) mengubah keseluruhan organisasi melalui pentransformasian organisasi menuju pandangan mereka tentang apa yang harus dilakukan oleh organisasi itu.(Nasution:2001) Disamping itu, pemimpin transformasional juga memberikan arahan bagaimana suatu organisasi berjalan dengan baik menuju tujuan yang telah ditetapkan.

Pemimpin transformasional mampu memberikan pengaruh yang kuat pada rencana strategis organisasi yang menerapkan arah dari tujuan perbaikan kualitas secara terus menerus.

Ada beberapa karakteristik penting dari pemimpin transformasional yaitu:

1. Memiliki visi yang kuat.

Pemimpin tranformasional harus memiliki visi yang kuat tentang bagaimana suatu organisasi harus berjalan dengan baik. Visi tersebut harus menjadi visi bersama antara pemimpin dengan bawahannya. Oleh sebab itu, pemimpin tranformasional dituntut untuk mampu mentransformasikan visi yang dimilikinya kepada bawahan. Adanya kesamaan visi antara pemimpin dan bawahan memungkinkan bagi organisasi untuk mencapai tujuannya dengan baik dan efektif.

2. Memiliki peta untuk tindakan.

Disamping memiliki visi yang kuat, pemimpin tranformasional juga mengetahui bagaimana menerjemahkan visi organisasi ke dalam kenyataan. Dengan kata lain, pemimpin tranformasional memiliki langkah-langkah yang harus dilalui organisasi sehingga visi yang telah ditetapkan dapat dicapai.

3. Memiliki kerangka untuk visi

Pemimpin tranformasional dapat menyusun visi ke dalam suatu kerangka kerja yang jelas bagi organisasi. Kerangka kerja tersebut, secara akurat harus dapat menggabungkan visi dengan nilai-nilai yang telah diyakini oleh seluruh anggota organisasi.

4. Memiliki kepercayaan diri.

Kepercayaan  diri yang tinggi mutlak dimiliki oleh pemimpin tranformasional. Mereka harus selalu bersikap optimis dan tidak kehilangan akal dalam menghadapi suatu masalah. Disamping itu, pemimpin tranformasional diharapkan mampu menularkan sikap percaya diri dan optimis kepada bawahannya, sehingga jika ada masalah, bawahannya dapat menyelesaikannya dengan baik.

5. Berani mengambil resiko.

Pemimpin tranformasional berani mengambil resiko dalam merealisasikan visi mereka yang telah ditransformasikan menjadi visi bersama seluruh anggota organisasi. Pemimpin tranformasional memerlukan perubahan dalam organisasi seperti adanya ide-ide baru, terobosan-terobosan baru maupun metode baru dalam memecahkan masalah yang muncul ketika menerapkan visi-visi tersebut. Oleh sebab itu, keberanian mengambil resiko yang mungkin muncul sebagai akibat dari ide-ide baru, maupun terobosan baru, harus dimiliki oleh pemimpin tranformasional.

6. Memiliki gaya pribadi inspirasional

Pemimpin tranformasional memerlukan kerjasama yang baik dengan bawahannya. Disamping itu, pemimpin tranformasional harus memotivasi bawahannya menuju peningkatan kinerja yang lebih baik. Oleh sebab itu, pemimpin tranformasional harus memiliki daya magnetis pribadi yang kuat sehingga membuat pengikut-pengikutnya merasa dekat dengan pemimpinnya.

7. Memiliki kemampuan merangsang usaha-usaha individual.

Pemimpin tranformasional memiliki kemampuan mengidentifikasi potensi yang ada dari setiap individu dalam organisasi. Dengan mengetahui potensi tersebut, pemimpin tranformasional dapat merangsang dan membantu individu secara intelektual agar berkembang untuk mencapai visi organisasi yang telah di sepakati bersama.

8. Memiliki kemampuan mengidentifikasi manfaat-manfaat.

Pemimpin tranformasional memiliki kemampuan mengidentifikasi manfaat-manfaat yang diperoleh apabila mengikuti visi perusahaan yang telah disepakati bersama. Pemimpin tranformasional dapat secara langsung menunjukkan penghargaan dan pengakuan atas keberhasilan apabila mencapai visi organisasi yang telah disepakati bersama itu.

Apapun jenis organisasi, apakah instansi pemerintahan, perusahaan swasta, sudah selayaknya pimpinan di organisasi tersebut mencoba pendekatan kepemimpinan transformasional ini. Dengan menggunakan pendekatan ini, diharapkan peningkatan kualitas baik itu kualitas kinerja dari individu-individu dalam organisasi, maupun kualitas pelayanan/barang dan jasa yang dihasilkan.

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s