Belajar dari Christopher Columbus

Belajar dari Christopher Columbus

“Jika Engkau mempunyai ide, maka segera satukan tekad untuk melakukannya, sebab rusaknya ide itu karena keraguan semata”

(anonym)

Siapa yang tidak kenal Columbus? Dialah yang menemukan benua Amerika. Christopher Columbus yang dilahirkan di Genoa, Italia pada tahun 1451, sudah menjadi kapten kapal dan seorang navigator ulung ketika dia mulai tumbuh dewasa. Dalam upayanya menemukan rute jalan barat dari Eropa ke Timur, Columbus tanpa sengaja menemukan benua Amerika. Penemuannya ini membawa pengaruh yang besar tehadap sejarah dunia. Karena itulah, dia termasuk salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia sepanjang sejarah.

Suatu ketika Columbus mengadakan jamuan makan. Dalam perjamuan makan tersebut, dia menceritakan semua kisah yang dihadapi dalam pencarian benua baru tersebut. semua tamu undangan terpukau dan mengakui kehebatannya. Namun ada beberapa orang tamu yang iri, dengan sinis berkata: “Apa hebatnya dia? Dia cuma berlayar dan kebetulan saja menemukan benua baru tersebut. Siapapun juga bisa melakukan hal itu”.

Mendengar hal tersebut, Columbus kemudian menantang tamu yang iri tersebut. “Marilah kita bertanding untuk membuktikan siapa yang lebih baik. Barang siapa yang bisa membuat telur-telur rebus itu berdiri di atas meja makan ini, maka ialah orang yang terbaik dan semua gelar/kekayaanku akan kuserahkan kepadanya”, kata Columbus. Merekapun menerima tantangan tersebut.

Kemudian merekapun mulai berusaha untuk membuat telur-telur rebus itu berdiri di atas meja makan. Karena telur adalah benda yang ellips, maka mustahil untuk bisa membuatnya berdiri diatas meja. Setiap dicoba untuk mendirikannya, telur-telur itu langsung saja menggelinding jatuh. Akhirnya merekapun menyerah.

Kini tiba giliran Columbus. Dia memegangi telur rebus itu di atas meja dengan posisi berdiri sambil dipegangi, kemudian dengan tangan yang satunya, Columbus menekan ujung atas telur tersebut ke meja, sehingga ujung bawah telur menjadi remuk dan memipih. Akhirnya telurpun bisa berdiri.

Melihat hal tersebut, tamu-tamu yang iri tadi dengan sinis berkata: “Ah… kalau caranya seperti itu, kami bisa juga melakukannya”.

Columbuspun berkata: “Kalau begitu, mengapa kalian tidak melakukannya?”

***

Membaca kisah diatas penulis teringat PT Semen Padang, salah satu pabrik semen tertua yang berada di Sumatera Barat. Perusahaan yang berada di kaki bukit Indarung ini memiliki moto: Kami sudah berbuat, sebelum Anda memikirkannya.”

Setiap manusia dianugerahi oleh Tuhan akal dan pikiran. Dengan akal dan pikirannya memungkinkan manusia untuk menciptakan berbagai ide kreatif. Biasanya ide-ide kreatif yang muncul merupakan bidang yang diminati dan disukai oleh orang tersebut.

Yang menjadi permasalahan adalah sulitnya mengimplementasikan ide-ide kreatif tersebut dalam tindakan nyata. Seringkali kita merasa takut diejek orang lain me  menerapkan ide-ide itu dalam tindakan

Seorang teman bermaksud membuat sebuah tulisan dan mengirimkannya ke salah satu surat khabar. Tulisan itu akhirnya mampu diselesaikannya, namun tulisan tersebut belum jadi dikirimkannya ke redaksi surat khabar tersebut. Dia merasa takut kalau hasil tulisannya jelek dan di tertawakan oleh redaksi. Dia merasa minder melihat tulisan-tulisan yang dibuat oleh orang lain yang diterbitkan oleh surat khabar tersebut.

Penulis pernah memotivasinya untuk mengirimkan tulisan tersebut. Mengapa mesti takut dan malu mengirimkan tulisan tersebut? Bukankah tulisan itu dikirimkan lewat email, sehingga redaksi tidak tahu dengan kita. Diterbitkan atau tidak, bukanlah suatu masalah. Yang penting ide kita untuk mengirim tulisan ke surat khabar telah kita iringi dengan tindakan.

Seorang bijak pernah berkata: Saat kita mempunyai impian, ide, keinginan, atau apapun yang menjadi keyakinan kita untuk diwujudkan, jangan peduli ejekan orang lain! Jangan takut diremehkan oleh orang lain!” Jadi, jika Anda memiliki ide kreatif saat ini, maka lakukanlah…

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s