Manusia Selalu Berubah

Manusia Selalu Berubah

Satu-satunya orang yang perilakunya waras adalah penjahitku: ia melakukan pengukuran yang baru setiap kami bertemu, sementara orang lain mengukurku dengan pengukur lama dan mengharapkan pengukuran lama itu sesuai untukku”.

(George Bernard Shaw)

Suatu ketika seorang sahabat bercerita tentang pengalamannya saat mengambil kuliah S2 di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Padang. Seperti biasa dalam sistem perkuliahan, diapun mengambil beberapa mata kuliah di semester pertama. Di akhir semester nilai yang diperolehnya cukup baik, kecuali untuk satu mata kuliah dia memperoleh nilai C. Dia menerima nilai yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah tersebut dengan lapang dada. Dia menyadari bahwa dia sering tidak mengikuti perkuliahan dengan dosen tersebut. Nilai C dirasa pantas untuknya. Diapun bertekad untuk memperbaiki kesalahannya.

Semester berikutnya, seperti biasa dia juga mengambil beberapa mata kuliah yang menjadi kurikulum jurusannya. Salah satu mata kuliah yang diambilnya, rupanya diampu oleh dosen yang sama yang memberinya nilai C pada semester pertama. Karena dia sudah bertekad untuk memperbaiki kesalahannya, maka dia pun mengikuti perkuliahan dengan baik. Termasuk perkuliahan dengan dosen yang memberinya nilai C tersebut. Dia tidak pernah absen mengikuti perkuliahan dengan dosen tersebut. Semua tugas yang diberikan dosen, diselesaikannya dengan baik dan diserahkan tepat pada waktunya.

Baca selebihnya »

Donor Darah: Gaya Hidup Sehat

Donor Darah: Gaya Hidup Sehat

Oleh: Yusrizal

Semenjak dipimpin oleh Jusuf Kalla, Palang Merah Indonesia (PMI) lebih terasa keberadaannya. Semenjak itu pula,  kata-kata “donor darah” semakin sering kita dengar diberbagai media, baik media cetak maupun elektronik.

Sebelum era kepemimpinan JK, barangkali kita hanya mendengar kata-kata donor darah ketika kita berada di rumah sakit. Itupun ketika ada salah seorang keluarga, famili, atau tetangga yang menjalani operasi.

(PMI) dibawah kepemimpinan Jusuf Kalla menargatkan mampu mengumpulkan 4 juta kantong darah. Hal ini sesuai dengan kebutuhan darah nasional yang mencapai 4 juta kantong per tahun. Sedangkan tahun lalu PMI hanya bisa mengumpulkan 1.7 juta kantong.

Baca selebihnya »

Kalimat Bijak tentang Kehidupan

Kalimat Bijak tentang Kehidupan

“Kehidupan ini adalah pendidik dan karena itu kita semua senantiasa dalam keadaan belajar.”

(Bruce Lee)

“Kalau Anda mencari amannya saja dalam kehidupan, Anda memutuskan bahwa Anda tidak lagi ingin berkembang”

(Shirley Hufstaedler)

“Peperangan paling dahsyat dalam kehidupan kita adalah pertarungan setiap hari dalam relung-relung sunyi jiwa kita”

(David O.Mackay)

“Kemarin telah berlalu dan esok mungkin tidak akan pernah menghampiri kita. Satu-satunya yang kita miliki adalah hari ini. Buatlah hari ini berarti!”

(Van Crouch)

Baca selebihnya »

Konflik Kepentingan: Koalisi Pecah, dan Oposisi Merapat

Konflik Kepentingan: Koalisi Pecah, dan Oposisi Merapat

Oleh: Yusrizal

Dinamika dunia politik di Indonesia terus saja berlangsung. Hal ini tidak terlepas dari skandal bailout Bank Century sebesar 6,7 triliun yang ditenggarai terdapat pelanggaran hukum di dalamnya. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)pun bereaksi. Dengan menggunakan hak angketnya, DPR membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mencari fakta dan data sehubungan dengan bailout tersebut.

Hasilnya sudah kita ketahui bersama. 7 dari 9 fraksi yang ada di Pansus Century memang menemukan pelanggaran hukum dalam bailout Bank Century, sedangkan 2 fraksi lainnya menyatakan bahwa bailout tersebut sudah benar. Menariknya, dari 7 fraksi yang menemukan adanya pelanggaran tersebut, 4 fraksi merupakan koalisi pemerintahan SBY-Budiono.

Jika kita kilas balik kebelakang, dari hasil pemilu Legislatif yang lalu, ditingkat DPR pusat hanya 9 partai yang memiliki fraksi di DPR, yaitu, Demokrat, Golkar, PDIP, PKS, PAN, PPP, PKB, Gerindra dan Hanura. Demokrat sebagai pemenang pemilu legislatif, menggandeng PKS, PAN, PPP dan PKB mengusung SBY-Budiono sebagai capres dan cawapres waktu itu. Golkar dan Hanura mengusung JK-Wiranto pasangan capres dan cawapres serta PDIP dan Gerindra yang mengusung Megawati-Prabowo sebagai capres dan cawapres.

Baca selebihnya »

Anand Krisna dan Mario Teguh juga Manusia

Anand Krisna dan Mario Teguh juga Manusia

Oleh: Yusrizal

Disamping kasus Bailout Bank Century yang telah sampai ke pandangan akhir atau rekomendasi pansus, Ada dua kasus menarik yang belakangan ini menjadi buah bibir dikalangan masyarakat. Pertama, Anand Krisna dengan kasus pelecehan seksualnya terhadap mantan muridnya, yang telah sampai ke pihak kepolisian. Kedua, Mario Teguh dengan tulisannya di status akun Twitter yang menyebutkan perempuan perokok dan yang suka dugem tidak layak untuk dinikahi.

Kedua kasus ini menjadi menarik mengingat Anand Krisna dan Mario Teguh merupakan dua tokoh yang telah lama di kenal masyarakat. Anand Krisna dikenal sebagai tokoh spiritualis lintas agama, nasionalis, humanis, budayawan, dan penuli

Adapun Mario teguh lebih dikenal sebagai motivator ternama, yang wajahnya sering tampil di salah satu televisi swasta nasional dalam acara yang bertajuk: “Mario Teguh Golden Ways”. Pria berkaca mata dan murah senyum ini populer dengan  “Salam Super”nya

s yang tinggal di Jakarta. Anand Krisna juga telah mendirikan sebuah yayasan yang bernama Anand Ashram  pada tahun 1991 yang berafiliasi dengan PBB sejak 2006.

Meskipun Anand Krisna lebih banyak bergerak di bidang spiritual dan Mario Teguh di bidang motivasi dengan kalimat-kalimat bijaknya, namun kedua tokoh ini memberikan pencerahan dalam kehidupan. Kedua tokoh ini mampu membakar semangat para pengikut dan orang-orang yang memiliki ketertarikan dengan dunia spiritual dan pengembangan diri.

Baca selebihnya »